Progam Kehamilan adalah rencana
pasangan suami istri dalam menghadirkan sang buah hati (bayi) demi melengkapi
kebahagiaan keluarga pasangan tersebut. Banyak pasangan suami istri yang belum
tahu cara-cara melakukan program kehamilan terutama bagi mereka yang baru saja
merried dan menginginkan kehamilan yang pertama.
Tanda-tanda hamil terkadang sulit
untuk dideteksi, karena satu sama lain kadang tidaklah sama, dengan keadaan
biologis dan kondisi tubuh seseorang yang membuat perbedaan tersebut serta
padatnya aktifitas istripun ikut tidak kalah menariknya dalam mempengaruhi
sulitnya mendeteksi kehamilan.
Kondisi yang paling berpengaruh
dalam mendeteksi kehamilan adalah mental atau psikologi, dimana seorang istri
ketika sudah terlambat haid mereka merasa stres, panic, dan menjadi beban
fikiran was-was. Dengan berbagai
pertanyaan yang mengganggunya misalnya: apakah aku bener-bener hamil? Apakah haidku
telat? Terkadang malah ada yang belum siap menerima keadaan kalau dia hamil. Apabila
seorang istri menginginkan kehamilan hendaknya menenangkan diri dan jangan
sampai panic, disinilah peran seorang suami dibutuhkan dalam memberikan support
supaya tidak menjadi beban fikiran sang calon ibu.
Dengan sedikit mengurangi
aktifitas sang istri yang mengharapkan kehamilan akan banyak berpengaruh pada
lancarnya program kehamilan, karena istri yang mendambakan kehamilan harus
mempunyai kondisi yang fit dan tidak sakit. Dengan banyaknya aktifitas
terkadang membuat kondisi istri menjadi lemah sehingga hormonnya kurang
produktif.
Disamping kondisi mental atau
psikologi dan fisik seorang istri yang sedang merencanakan program kehamilan,
sang istri harus mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi 4 sehat dan 5
sempurna, serta mengurangi atau bahkan seyogyanya jangan mengkonsumsi makanan
berzat kimia yang dapat mengganggu kelancaran program kehamilan seperti bahan
pengawet atau makanan kaleng lainnya.
[bersambung]